Tuesday, March 31, 2015

Berikan Pelayanan Kesehatan Prima, Harga Terjangkau

- 2 comments


MEGAH: RSIA Berkah Keluarga berdiri megah di Jalan Negara Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai.

SEIRAMPAH – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Berkah Keluarga dengan sistem pelayanan mempedomi azas-azas Public Service dan Good Gavermance dengan motto Healty Mom, Healty Baby kini hadir di Tanah Bertuah Negeri Beradat tepatnya di Jalan Lintas Sumatera Medan Sei Rampah Jalan Negera Desa Firdaus Kecamatan  Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai.
Dengan memiliki lahan parkir luas, RSIA Berkah Keluarga memiliki fasilitas bangunan empat lantai dilengkapi dengan lift dengan sistem pelayanan standar nasional, memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum serta harga yang terjangkau bagi lapisan masyarakat menengah ke bawah.
Direktur RSIA Berkah Keluarga, dr Muhammad Faridz Syahrian mengatakan bahwa RSIA Berkah Keluarga hadir untuk menekan jumlah angka kematian ibu dan anak di Indonesia. Saat ini, tingkat kematian tersebut masih tinggi, karena para kaum ibu masih minim pengetahuannya tentang kehamilan.
“Kami mengucapkan terimah kasih banyak kepada Bupati Sergai, Ir H Soekirman yang telah memberikan bantuan dan kemudahan dalam pelaksanaan perizinan pembangunan RSIA Berkah Keluarga. Tepat hari ini, Selasa (31/3) kita melakukan peresmian RSIA Berkah Keluarga yang dihadiri oleh unsur pejabat Medan, Sergai dan Tebingtinggi,”jelasnya, Senin (30/3).
Tidak terlepas itu, Faridz juga mengucapkan rasa terimah kasih kepada Dewan Komisaris yang masih memberikan kepercayaan dalam memimpin RSIA Berkah Keluarga ditangan generasi muda. Kesehatan adalah investasi dan mendapatkan pelayanan kesehatan prima adalah hak azasi masyarakat. “RSIA Berkah Keluarga siap memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat khusunya Kabupaten Sergi,”terang Faridz yang masih menempuh pendidikan Magister Rumah Sakit di Falkutas Kesehatan Universitas Sumatera Utara.
Ketersedian tenaga medis, dokter, bidan dan perawat, menurut Faridz, RSIA Berkah Keluarga memiliki 12 orang tenaga dokter, diantaranya dokter umum sebanyak 2 orang, dokter kandungan 2 orang, dokter anak 4 orang, dokter anastesi 2 orang, dokter bedah 1 orang dan dokter klinik sebanyak 1 orang. RSIA Berkah Keluarga juga memiliki Mobil Ambulance siap antar siap jemput selama 24 jam. “Tenaga dokter, tetap ada dalam waktu 24 jam. Kami siap melayani seluruh pasien yang memang membutuhkan pelayanan prima RSIA Berkah Keluarga. Semua ruangan dilengkapi air condicioner (AC),”jelasnya.
Tenaga medis dokter yang bertugas nantinya sudah sangat prefosional, dimana mereka semuanya sudah mampu menggunakan peralatan-peralatan serta ilmu kedokteran secara canggih dan modern. RSIA Berkah Keluarga terbuka secara umum, rencana kedepan, juga akan menampung pelayanan kesehatan dengan program Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS). Kami juga memiliki Apotik, mushola, kantin dan ruang tunggu tamu.
RSIA Berkah Keluarga ingin mengujudkan bahwa rumah sakit ini paling dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Sergai dan sekitarnya dengan menyediakan pelayanan komferhensif dan berkualitas bagi ibu dan anak. Misinya, mewujudkan pelayan kesehatan secara lengkap, kraetif, rehabilitatif, prefentif dan promotif. Pelayanan prima, berkualitas, cemerlang dan bertanggung jawab, memberikan pelayanan kesehatan disemua lapisan masyarakat, mengutamakan pelayanan dan peningkatan komptensi SDM dan membangun cross fungsional team yang bertanggung jawab dan peka terhadap perubahan lingkungan strategis.
Sarana pelayanan medis di RSIA Berkah Keluarga pada lantai I meliputi receptions, Rekam Medik, praktek dokter, apotik, ruang OK, ruang transisi, ruang tunggu, Istalasi Gawat Darurat (IGD) dan lift. Pada lantai II terdapat ruangan VIP dua kamar, ruangan kelas I dua kamar, Nurse Station, ICU, kamar bayi sakit, kamar bayi sehat, kantor dan ruangan Direktur. Sedangkan di Lantai III terdapat kamar kelas III tiga ruangan dengan daya tampung 9 tempat tidur satu ruangan dan kelas II dengan tempat tidur enam orang, bangsal anak. Sementara di Lantai IV terdapat fasilitas mushola, ruang cuci, kamar perawat wanita dan pria, janitor, tangki air, jemuran dan ruangan strika. (Pian)
[Continue reading...]

Sergai Perioritaskan Pembangunan Bidang Kesehatan

- 0 comments
TINJAU: Sekdakab Sergai, Drs Haris Fadillah didampingi Ketua Tim Penggerak PPK, Nyonya Hj Marliah Seokirman, Direktur RSIA Berkah Keluarga dr Muhammad Faridz Syahrian ketika meninjau pelayanan rumah sakit di ruangan OK (operasi).
SEIRAMPAH- Bupati Serdang Bedagai (Sergai) yang diwakilkan oleh Sekdakab Drs Haris Fadillah mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Sergai sangat memperioritaskan pembangunan dibidang kesehatan. Ini untuk menuju MDGS kesehatan, di Sergai dibutuhkan pelayanan rumah sakit, terutama rumah sakit khusus untuk ibu dan anak,”jelas Haris Fadillah dalam acara grand opening Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Berkah Keluarga di Sei Rampah Kabupaten Sergai, Selasa (31/3).
Pemkab Sergai berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan kesehatan melalui perluasan jangkauan kepada segenap lapisan masyarakat tanpa kecuali. Berhasilnya pembangunan kesehatan pada hakekatnya menuntut kerjasama yang lebih sinergis antara Pemerintah, stakeholder dan seluruh komponen masyarakat serta tidak kalah pentingnya adalah kesadaran masyarakat untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat, kata Bupati Sergai.
Dengan berdirinya RSIA Berkah Keluarg, Haris Fadillah berharap dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSIA perlu mencapai hal-hal pokok diantaranya adalah menunjang program pemerintah dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melaksanakan amanat sesuai dengan maksud didirikannya RSIA ini serta mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia khususnya Kabupaten Sergai. “Selain melakukan pelayanan prima, harganya juga harus terjangkau,”pinta Haris.
Hadir mendampingi Sekdakab Sergai Ketua TP PKK Nyonya Hj Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Nyonya Sri S Syahrianto, Ketua DWP Nyonya Hj Imas Haris Fadillah, Asisten Ekbangsos Drs Hadi Winarno, Asisten Adum H Rapotan Siregar, Muspika Kecamatan, Kadis Kesehatan Drg Zaniya, Anggota DPRD, jajaran Komisaris dan Direktur RSIA  Berkah Keluarga, para Camat, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sergai, Ustad Sulaiman serta puluhan anak yatim dan masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan yang sama Direktur RSIA Berkah Keluarga, dr Muhammad Faridz Syahrian mengungkapkan apresiasinya pada Pemkab Sergai karena telah mempermudah memberikan izin dalam proses pembangunannya, serta memohon dukungan dan doa agar pelayanan di RSIA Berkah Keluarga ini dapat berjalan dengan lancar demi meningkatkan mutu kesehatan yang ada di Kabupaten ini. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyantunan anak yatim sebanyak 100 orang dan khitan geratis sebanyak 50 orang warga kurang mampu. (Pian/aid)

[Continue reading...]

BBM Naik, Bawang Merah Juga Naik

- 0 comments

PEDAGANG : Pedagang di Pasar Sakti Kota Tebingtinggi yang mengeluh karena harga bawang merah mengalami kenaikan harga imbas kenaikan BBM.

TEBINGTINGGINEWS- Karena imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar sebesar Rp500 mempengaruhi kenaikan harga bawang merah. Sedangkan harga komoditi kebutuhan pokok lainnya tidak terpengaruh naik.
Pantaun dibeberapa Pasar Tradisional seperti Pasar Gambir, Pasar Impres, Pasar Hongkong dan Pasar Tradisional Sakti harga bawang naik dari harga sebelumnya Rp21.000 menjadi Rp24.000 per Kg.
Salah seorang pedagang di Pasar Sakti, Pak Gun (46) mengatakan bahwa harga kebutuhan pokok seperti sayuran yang hanya mengalami kenaikan hanya harga bawang merah impor. Karena pasokan bawang merah dari Pulau Jawa ke Tebingtinggi sudah tidak ada lagi.
“Mulai dua hari ini naik menjadi Rp24.000. Normal harga bawang merah kalau biasa dipasaran hanya Rp12.000 per Kg,”terang Pak Gun, Selasa (31/3/2015).
Ditambahkannya, sesuai hasil pengalamannya selama berdagang di Pasar Bandar Sakti kenaikan harga BBM kalau hanya biasa tidak terlalu mempengaruhi kenaikan harga sayur-mayur. Kenaikan harga  biasannya dipengaruhi karena barang langka atau karena akibat  cuaca buruk serta bencana alam mempengaruhi hasil panen petani di daerah hasil produsen sayur ataupun menjelang hari-hari besar keagamaan. “Kalau harga BBM naiknya mencapai 50 persen, mungkin harga kebutuhan pokok naik,”ujarnya.
Harga sayur-mayur yang tidak mengalami kenaikan dan seperti harga biasa dipasaran seperti cabe merah Rp14.000 per Kg, cabe rawit Rp15.000 per Kg, cabe hijau Rp10.000 per Kg, wortel Rp7.000 Kg, kol Rp3.000 Kg, kentang Rp6.000 Kg, buncis Rp6.000 Kg, tomat Rp5.000 Kg, sayur manis Rp8.000 Kg, brokoli Rp13.000 Kg.
Pembeli, Rifiani (43) warga Jalan KF Tandean Kota Tebingtinggi menuturkan bahwa kenaikan harga bawang sangat mempengaruhi jumlah pembelian. Rifiani yang mengaku mengelola rumah makan harus mengurangi pembelian bawang merah. “Pandai-pandai mengatur uang belanja, kalau hanya bawang yang di kurangi untuk bumbu masakan tidak mempengaruhi rasanya,”jelas Rifiani. (Pian)

[Continue reading...]

Thursday, March 26, 2015

DEMAM BATU AKIK TINGKATKAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT

- 1 comments


LIHAT : Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan ketika melihat kontes dan pameran batu di Ramayana Departement Store Jalan Sudirman Tebingtinggi, Kamis sore (26/3)

TEBINGTINGGI- Asosiasi Pencinta Batu dan Permata Kota Tebingtinggi mengelar kontes batu dan pameran batu selama empat hari (26-29 Maret 2015) di Ramaya Departement Store Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi di ramaikan dengan pencinta batu akik luar daerah.
Kontes batu ini diikuti oleh penggemar batu akik dan mulia dari berbagai daerah seperti Kota Medan, Tebingtinggi, Serdang Bedagai, Asahan, Binjai, Siantar, Aceh, Langkat dan luar daerah lainnya. Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan meminta agar pedagang batu atau pengerajin batu akik hendaknya ditata teratur agar terlihat indah, serta harga batu benar-benar bisa terukur.
Umar meminta kepada Kadis Kauperindag Tebingtinggi untuk menata pedagang batu serta pengerajin di Pasar Ekonomi Kreatif di Terminal Bandar Kajum Tebingtinggi. Karena demam batu selama ini telah memunculkan banyak pengerajin batu sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat.
Menurutnya, ada kota di Indonesia, dimana masyarakatnya semua berpenghasilan dari pengerajin batu mulia dan akik yaitu di Kota Martapura Kabupaten Banjar. Masyarakat disana, mampu berpenghasilan jutaan rupiah dalam perminggunya. “Kita berharap, Tebingtinggi bisa seperti Kota Martapura. Demam batu ini sangat membangkitkan perekonomian keluarga,”jelas Umar, Kamis sore (26/3).
Umar berharap kepada pengerajin ataupun penjual batu mulia di Tebingtinggi agar selalu bersikap jujur dalam menawarkan batu jualannya, kalau batu tersebut batu mulia katakan sebenarnya dan bila batu itu sintesis maka katakan sintensis. Untuk ciri tersediri, pengerajin batu asal Tebingtinggi harus mampu menciptkan ikatan (ring) untuk batu motif Kota Tebingtinggi tersendiri sehingga mampu diangkat sampai tingkat nasional.
“Kita mendukung kontes batu dan pameran batu ini, kontes ini nantinya mampu mengangkat nama Tebingtinggi. Kontes batu bisa dijadikan ajang pariswista,”terang Umar.
Tampak hadir Kapolres Tebingtinggi AKBP Enggar Pareanom, Wakil Walikota Ir Oki Doni Siregar, Anggota DPRD Hendri Rivai, Ketua Asosiasi Pencinta Batu dan Permata Sumatera Utara Marjohan Batubara, Kadisporabudpar Azhar Efendi Lubis, Kadis Kauperindag Syahnan Hasibuan dan ratusan masyarakat pencinta batu Kota Tebingtinggi.
Ketua Asosiasi Pencinta Batu dan Permata Kota Tebingtinggi, H Arifin Takasu mengatakan kontes batu ini di ikuti ratusan orang pencinta batu akik dan batu mulai. Jenis batu yang di konteskan dari batu Bacan, Solar, Sungai Dare dan batu Kecubung.
Asosiasi Pencinta Batu dan Permata Tebingtinggi sangat berharap kedapa Walikota Tebingtinggi agar memberi dukungan dan permodalan bagi pengerajin batu akik, dengan adanya kontes ini, banyak pengerajin yang kebanjiran pesanan pembuatan batu akik dan mulia. “Kalau bisa diharapkan, pengerajin harus diberikan bantuan permodalan,”terangnya.
Disalah satu stand kontestan, batu Bacan dibadrol mulai harga Rp1,5 juta hingga Rp 200 juta per batu cincin, namun di stand  H Amir Sembiring selain menyediakan batu cicin juga menyediakan bongkahan yang hargannya berpariasi dari Rp20 ribu, bongkahan kecil hingga Rp300 ribu per Kg. “Bongkahan batu Reflesia ini baru dua minggu lalu 1 ton kita ambil Bengkulu, sekarang sisanya 300 kg. Perbongkahan kita jual dari harga Rp20 ribu perbongkahan kecil hingga Rp300 ribu per Kg,”jelas Amir. (Pian)

[Continue reading...]

Wednesday, March 25, 2015

Tiga Tersangka Jaringan Narkoba Diringkus

- 0 comments



TERSANGKA : Tiga Tersangka, Taufik, Saputra dan Riski ketika diamankan Satnarkoba Polres Tebingtinggi.

TEBINGTINGGINEWS- Satuan Satnarkoba Polres Tebingtinggi kembali berhasil meringkus tiga orang tersangka pemilik narkoba jenis sabu-sabu. Taufik Hidayat (18) warga Jalan Prof Dr Hamka, Muhammad Saputra (32) warga Kampung Kurnia dan Riski Aditya Gunawan (28) warga Kampung Kurnia Kota Tebingtinggi langsung dijebloskan kedalam penjara, Rabu (25/3/2015).
Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu paket sabu-sabu dan satu paket ganja kering. Tertangkapnya tiga tersangka ini bermula dari Taufik yang tertangkap petugas ketika membawa sabu di Jalan sudriman Kota Tebingtinggi. Dari hasil pengembangan, petugas menangkap dua pelaku lainnya.
Taufik yang sehari-hari bekerja menjadi kenek truk memakai sabu dengan alasan untuk menambah stamia, sedangkan Riski memakai sabu-sabu untuk ketahanan fisik dalam pekerjaan menjadi penggosok batu akik.
“Baru sekali ini maka narkoba jenis sabu-sabu. Katanya orang kalau mengkomsumsi sabu, bisa menambah stamina dan bekerja tidak pernah capek. Makanya saya mencoba,”terang Riski.
Kapolres melalui Kasat Narkoba, AKP R Sihombing membenarkan tiga tersangka pemilik narkoba ditangkap hasil laporan dari masyarakat. Kini ketiga tersangka dijebloskan kedalam tahanan Polres Tebingtinggi guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. (Pian)

[Continue reading...]

Malam Panggung Kesenian PRSU, Disporabudpar Tampilkan Tarian Daerah dan Teater

- 0 comments

Kadispora Budpar Tebingtinggi, Azhar Efendi Lubis SE

TEBINGTINGGINEWS- Pada malam panggung kesenia di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 44 di Kota Medan, Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) akan menampilkan tarian daerah multi etnis suku seperti tarian Zapin Asmara dan panggung teater dengan judul Bandar Sakti.
“PRSU adalah sebagai ajang untuk menampilkan dan mempromosikan kebudayaan daerah terutama kebudayaan Kota Tebingtinggi,”jelas Kadis Porabudpar, Azhar Efendi Lubis SE didampingi Zahidin SPd dan Kabid Budaya Parawisata Kartini, Rabu (25/3).
Terang Azhar kembali, bahwa budaya warisan lelulur indonesia kini semangkin hari semangkin dilupakan, terlebih semangkin majunya tekhnologi sehingga adat budaya cultur suatu daerah mudah ditinggalkan generasi muda. Agar tidak tergerus kebudayaan modern, Disporabudpar akan menampilkan panggelaran pentas seni kebudayaan dari berbagai multi etnis masyarakat Kota Tebingtinggi.
“Bukan di PRSU saja kita menampilkan pentas seni budaya untuk mempertahankan kebudayaan yang ada. Tetapi kita selalu mengadakan malam pentas seni dalam hari-hari besar di Tebingtinggi seperti memperingati hari jadi Tebingtinggi,”jelasnya.
Sedangkan untuk malam acara pentas seni di PRSU pada Minggu malam (29/3) mendatang, Tebingtinggi akan mempersembahkan tarian Zapin Asmara, tarian ini merupakan khazanah tarian rumpun melayu yang mendapat pengaruh budaya dari Negara Arab yang bersifat edukatif dan menghibur.
Sekilas sejarah menurut Azhar Efendi, bahwa sebelum tahun 1960 an, tarian Zapin Asmara hanya ditarikan oleh penari laki-laki saja, tetapi kini tarian Zapin itu bis ditarikan oleh kaum muda laki-laki dan perempuan yaitu dengan menampilkan mimik wajah riang melambangkan kecerian dalam pergaulan masyarakat.
Selain tarian Zapin tersebut, Theater binaan Disporabudpar juga akan mementaskan sanggar seni budaya dengan judul Bandar Sakti, dipilihnya judul ini karena bertautan dengan sejarah Kota Tebingtinggi bahwa Pasar Bandar Sakti yang sekarang menjadi pusat perekonomian di Kota Tebingtinggi merupakan tempat berlabuhnya para pedagang-pedagang pada zaman dahulu. “Nah, dengan kita memperkenalkan budaya tersebut, tentu kita mengangkat Pasar Bandar Sakti yang siap menuju pada perdagangan bebas Masyarakat Ekonomic Asean (MEA) 2015,”terang Azhar.
Selain itu, kami juga akan menampilkan tari Edeng-Edeng, tarian ini merupakan perpaduan antara seni berdah dari etnis melayu dengan tortor Onang-Onang dari Tapanuli Selatan. Tarian Edeng-Edeng merupakan ungkapan sebagai sarana untuk mengungkapkan kegembiraan dalam pergaulan.
“Ada juga yang ditampilkan seperti lagu O Mariom Tomong dari Tapanuli Utara. Tarian Si Gale-Gale. Tarian ini asal Sumatera Utara yag diperagakan oleh patung terbuat dari kayu dengan menggunakan pakaian lengkap dipakaikan ulos,”terangnya.
Dengan penampilan ini, kita berharap para pemuda dan remaja di Kota Tebingtinggi khususnya Sumatera Utara untuk mengajak dan melestarikan budaya leluhur yang mulai ditinggalkan generasi muda. Penampilan pentas seni ini, akan mengangkat dan memperkenalkan budaya Tebingtinggi dalam bidang keparawisataan. (Pian)

[Continue reading...]

Tuesday, March 24, 2015

BKPP Sosialisasikan Kenaikan Pangkat PNS

- 0 comments

PEMBINAAN : Pemko Tebingtinggi melalui BKPP Kota Tebingtinggi melaksanakan kegiatan sosialisasi kenaikan pangkat di jajaran PNS Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGINEWS- Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) melaksanakan kegiatan prosedur kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) dijajaran SKPD masing-masing, Selasa (24/3).
Pelaksana Harian Sekdako Tebingtinggi, Drs Agus Salim mengatakan bahwa dalam era reformasi saat sekarang ini mendorong menguatnya demokrasi dan tidak terbatasinya arus informasi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi aparatur sipil negara.
“Sekarang, kinerja PNS selalu mendapat sorota atau kritik dari berbagai elemen masyarakat. Dimata publik, citra PNS sering digambarkan negativ dan tidak preposional,”terang Agusalim.
Menurut Agusalim, guna meningkatkan dan kinerja PNS, maka pembinaan terhadap PNS perlu dilakukan dengan penilaian sistem prestasi kerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2011.
Agusalim berharap agar sosialisasi kenaikan pangkat ini diharapkan bisa memberikan informasi sekaligus bimbingan secara tekhnis kepada PNS dilingkungan Pemko Tebingtinggi dan peserta dapat mengikuti dengan baik dan serius.
Sebelumnya, Kepala Kantor BKPP Kota Tebingtinggi, Erwin Damanik mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan selama dua hari di Aula Kantor BKPP Jalan Gunung Lauser Tebingtinggi. (ian)
Keterangan Foto:
PEMBINAAN : Pemko Tebingtinggi melalui BKPP Kota Tebingtinggi melaksanakan kegiatan sosialisasi kenaikan pangkat di jajaran PNS Kota Tebingtinggi, Selasa (24/3).
PENGIRIM BERITA
[Continue reading...]

Monday, March 23, 2015

200 Orang Massa HTI Lakukan Orasi Dalam Kampanye Perempuan Syariah

- 0 comments

ORASI : Hizburt Tahrir Indonesia DPD I Sumatera Utara dan HTI Kota Tebingtinggi ketika melakukan orasi dakwah Kampanye Perempuan Syariah di depan Bundaran Air Pancur Lapangan Merdeka Jalan Pahlawan Tebingtinggi.
TEBINGTINGGINEWS- Sebanyak 200 massa perempuan yang tergabung dalam DPD I Hizburt Tahrir Indonesia (HTI) Sumatera Utara dan HTI Kota Tebingtinggi menggelar orasi di Bundaran Air Pancur depan Lapangan Merdeka Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi terkait Kampanye Perempuan Syahriah, Minggu (22/3) sekira pukul 10.00 WIB.
Sebelum melakukan orasi, gabungan HTI ini melakukan long macrh dengan titik kumpul di Masjid Raya Nur Addin Jalan Suprapto ke Jalan Ahmad Yani, Jalan Dipanegara dan Jalan Pahlawan dengan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian Polres Tebingtinggi.
Kordinator Aksi, Ustadzah Yuli dalam orasinya mengatakan dalam kampanye perempuan syariah bahwa perempuan muslimah adalah ibu dan maneger rumah suami. Perempuan mempunyai kehormatan yang wajib dijaga. Perempuan juga harus menolak sistem kapitalisme, neoliberalisme, neoimperalisme dan tidak menjadikan perempuan sebagai komoditas yang diperjual belikan.
“Negara-negara eropah telah merusak sistem ukhuwah perempuan islamiah. Karena sekarang banyak kaum perempuan dicetak oleh sistem kapitalisme,”terang Yuli.
Sambung Yuli, apakah perempuan dalam islam diperbolehkan keluar rumah dan berperan di ranah publik. Yuli menjelaskan tentu saja. Dalam berbagai riwayat bahwa ada majelis-majelis dan pembinaan rasul kepada wanita dan menunjukan bahwa islam mengizinkan kehadiran perempuan diranah publik terutama dalam hal menuntut ilmu dan amar ma’ruf nahi mungkar.
Aktivitas perempuan dalam politik, jelas Yuli, bahwa islam memandang keberadaan perempuan sebagai bagian dai masyarakat, jadi perempuan memiliki kewajiban yang sama untuk mengujudkan kesadaran politik pada diri mereka dan masyarakat secara umum.
“Pengertian politik dalam islamiyah tidak terbatasi pada masalah kekuasaan dan legalitas saja, melainkan meliputi pemeliharaan seluruh urusan umat didalam negeri dan luar negeri baik menyangkut aspek negara maupun umat,”terangnya.
Terkait apakah ada batasan ketik perempuan beraktivitas di publik, terang Yuli dalam orasinya, tentu saja boleh, tetapi para muslimah bisa beraktivitas diluar rumah selama seluruh aturan-aturan lain dipenuhi diantaranya tidak meninggalkan kewajiban dirumah, menutup aurat dan berpakaian lengkap, tidak mengubar kecantikan didepan umum, mendapat izin dari suami atau orang tua, menjaga diri dari fitnah serta dalam rangka aktivitas yang wajib sunnah atau mubah.
“Tetapi kita lihat sekarang banyak kaum wanita terutama kaum ibu tidak mencerminkan kebaikan didepan anaknya. Banyak dari mereka banyak mengajarkan yang tidak baik sehingga banyak anak-anak perempuan mereka terjerumus dalam dunia kemaksiatan,”paparnya.
Setelah satu jam menyampaikan orasi, HTI DPD I Sumatera Utara dan HTI Kota Tebingtinggi membubarkan diri secara tertib dengan dikawal petugas kepolsian. Tidak terjadi tindakan anarkis karena HTI melakukan orasinya untuk media dakwah kepada seluruh umat muslimah di Tebingtinggi. (pian)
[Continue reading...]

Sunday, March 22, 2015

Tiga Nama Plt DPD Golkar Tebingtinggi, Siantar dan Sergai Di Sumut Sudah Ada

- 1 comments



KADER : Ir Pahala Sitorus MM yang menjadi Tim Konsilidasi Partai Golkar untuk wilayah Sumatera Utara yang ditunjuk langsung oleh Ketua DPP Partai Golkar Agung Laksono versi Munas Ancol.

TEBINGTINGGI- Kisruh kepemimpinan DPP Partai Golongan Karya (Golkar) Pusat versi Munas Bali dan Munas Ancol menambah daftar panjang kekisruan hingga ke daerah. Tim Konsilidasi Wilayah Partai Golkar Sumatera Utara yang salah satunya anggota DPRD Tebingtinggi Ir Pahala Sitorus MM yang ditunjuk langsung oleh Ketua DPP Partai Golkar sesuai dengan keputuasan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia Agung Laksono mengatakan bahwa nama Ketua DPD Partai Golkar Tebingtinggi sudah ada dan tinggal menyerahkan surat pelaksanaan tugas.
“Namanya belum bisa kita beritahukan, tetapi calon sosok Ketua Plt Golkar Tebingtinggi adalah orang yang mempunyai wawasan tinggi, kader Golkar, pendidikan sarjana dan umur dibawah 50 tahun,”terang Pahala ketika ditemui di Pemko Tebingtinggi, Jumat (13/3).
Menurut Pahala, setelah keluarnya Keputusan Menhumham nomor M.HH.AH.03-26 tertanggal 10 Maret 2015 yang ditujukan kepada Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Bapak Agung Laksono dan sesuai Keputusan Mahkamah Partai Golkar Nomor:01/PI-Golkar/II/2015, Nomor :02/PI-Golkar/II/2015 dan Nomor : 03/PI-Golkar/II/2015 tanggal 3 Maret 2015, Mahkamah Partai mengabulkan untuk menerima kepengurusan DPP Partai Golkar hasil Munas ancol secara kolektif dibawah kepemimpinan Agung Laksono.
Sambung Pahala, berdasarkan ketentuan Pasal 32 ayat 5 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 tahun 2008 tentang partai politik dinyatakan bahwa keputusan Mahkahmah bersifat final dan mengikat secara internal dalam hal perselisihan yang berkenaan dengan kepengurusan.
Oleh sebab itu, untuk menindaklanjuti Keputusan Mahkamah Partai tersebut, kami meminta untuk membentuk kepengurusan Partai Golkar secara selektif dengan kewajiban mengakomodir kader-kader Partai Golkar dari DPP yang memenuhi kriteria, prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela (PDLT)  sebagaimana yang dituangkan kedalam Keputusan Mahkamah Partai.
“Dengan semua keterangan diatas, khan sudah jelas. Kita mendapat mandat dari Bapak Agung Laksono sebagai Tim Konsolidasi Partai Golkar untuk wilayah Sumut harus memperbaiki Partai Golkar hingga tingkat Kabupaten Kota untuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD),”jelasnya.
Menurut Pahala, dirinya bersama Jatner Sirait pengurus Partai Golkar Pematang Siantar adalah orang Sumatera Utara yang ditunjuk langsung oleh Ketua DPP Partai Golkar, Agung Laksono bersama rekan dari Pusat untuk melakukan konsilidasi di wilayah Sumut. Dengan habis masa kepemimpinan Ketua DPD Partai Golkar Tebingtinggi HM Syafri Chap bulan Februari 2015, maka dengan segera kami menunjuk orang kader Golkar untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt). “Jumat depan (20/3), akan kami umumkan Plt Ketua DPD Partai Golkar Tebingtinggi. Nanti awak media akan kami panggil,”jelasnya.
Untuk bocoron sedikit ungkap Pahala, Plt Ketua DPD Partai  Golkar Pematang Siantar ditunjuk Hasudungan Nainggolan dan Kabupaten Sergai adalah mantan Bendahara Partai Golkar. Saat ditanya untuk Plt DPD Partai Golkar Tebingtinggi dengan inisial YN, Pahala tampak terseyum, tetapi dia tidak mau menyebut nama atau identitas. Katanya, yang pasti kader Golkar, punya pendidikan sarjana dan memiliki wawasan luas.
Untuk Pengganti Antar Wilayah (PAW) di anggota DPRD Partai Golkar di Tebingtinggi, Pahala menegaskan tidak ada PAW, tetapi apabila anggota DPRD tersebut telah menyalahi aturan dan anggaran rumah tangga Partai Golkar, dia mengaku akan siap melakukan PAW. Bukan itu saja, untuk melakukan penyegaran didalam Partai Golkar Tebingtinggi, terutama untuk ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD, dia memungkinkan akan melakukannya bersama Plt Ketua DPD Golkar yang baru. “Kita lihat nanti, yah, pasti ada penyegaran untuk Ketua Fraksi di DPRD. Terang, tidak ada PAW,”jelasnya.
Susunan kepengurusan DPD Partai Golkar Tebingtinggi nantinya akan di isi oleh kader-kader Golkar Tebingtinggi yang sudah ada ditambah dengan orang-orang baru yang memiliki jiwa kepemimpinan. Diutamakan untuk pengurus Partai Golkar harus memenuhi kriteria, prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela. Bukan itu saja, pengurus didalamnya akan multi etnis suku seperti suku Jawa, Batak Simalingun, Batak Toba, Batak Karo, Jawa, Batak Mandailing dan suku-suku lainnya. “Kedepan yang baru pasti akan benar-benar melaksanakan kepegurusan partai yang benar dan sama-sama memiliki partai itu sendirinya,”terang Pahala.
Sebelumnya Ketua Komisi I DPRD Tebingtinggi dari Partai Golkar, Hendra Gunawan menyatakan akan mengikuti aturan yang disesuaikan dari DPP Partai Golkar Pusat, seperti pepatah, kita mengikut saja seperti air sungai yang mengalir. Terpenting kita selaku kader Golkar tetap menjunjung tinggi keputusan yang telah ada.
Ketua DPD Partai Golkar Tebingtinggi HM Syafri Chap tidak bisa ditemui dan Sekjennya juga tidak berhasil dikonfirmasi karena telepon selulernya tidak aktif. Sementara itu, ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Tebingtinggi, Ibrahim Nasution SE juga tidak berhasil diminta keterangnnya karena telepon selulernya juga tidak aktif. (Pian)

[Continue reading...]

Saturday, March 21, 2015

- 0 comments


ANTRI : Ratusan warga Jalan Gatot Subroto Kota Tebingtinggi sedang antri untuk mendapatkan gas subsidi pemerintah ukuran 3 Kg, Selasa (17/3).

TEBINGTINGGINEWS- Kelangkan subsidi pemerintah terjadi untuk LPG 3 Kg. Untuk mendapatkannya, warga harus keliling kampung ke agen penyalur, walaupun ada, harus rela antri puluhan jam.
Seperti antrian warga di Jalan Gatot Subroto Kelurahan Lubuk Baru Kecamatan Padang Hilir, ratusan warga rela antri berjam-jam hanya untuk mendapatkan satu tabung gas ukuran 3 Kg.
Salah satunya yang dialami oleh Yogi (39) warga Kelurahan Pabatu harus rela berkeliling kampung untuk mendapatkan gas ukuran 3 Kg. Setelah berjalan jauh tidak mendapat, Yogi akhirnya berhasil mendapati agen penyalur tetapi harus sabar untuk mendapatkan gas 3 Kg ini.
“Sampai disini, antrian sudah ratusan orang. Apakah saya mendapat atau tidak, saya tak tau,”keluh Yogi kepada Sumut Pos, Selasa sore (17/3).
Menanggapi atas kelangkaan gas ukuran 3 Kg, Yogi sangat berharap kepada pemerintah yang baru untuk benar-benar memperhatikan warga miskin. Dahulu waktu minyak tanah dibatasi oleh pemerintah beralih kesubsidi gas 3 Kg, sekarang masyarakat merasakan kesusahan itu. “Woi pemerintah, kamu harus turun kebawah. Liat kami masyarakat ini,”kesal Yogi.
Lain lagi Hamidah (34), setelah rela antri dua jam terakhir tidak mendapatkan gas 3 Kg. Terpaksa, Hamidah pulang dengan tangan membawa tabung 3 Kg yang kosong dari agen penyalur tersebut. “Entah bisa masak atau enggak ini bang. Mendingan beralih kembali ke minyak tanah biar tak repot,”jelasnya.
Bukan itu saja keluh Hamidah, dirinya jika membeli gas ukuran 3 Kg di tempat agen penyalur hanya Rp17.000, tetapi apabila membeli kepada pihak pengecer harganya bisa melambung tinggi. “Sekarang harganya sudah Rp23.000 pertabung ukuran 3 Kg. Kami minta wakil rakyat Kota Tebingtinggi jangan Cuma duduk saja, lihat kami masyarakatmu,”marah Hamidah.
Pemilik pangkalan agen penyalur gas ukuran 3 Kg, Togu Sirait mengatakan pihaknya berharap agar kuotanya bisa ditambahi, karena selama langka ini, kami tidak melayani para pengecer karena jumlah masyarakat yang datang setiap harinya mencapai ratusan orang. “Kami dijatah hanya 80 tabung, masyarakat yang datang ratusan orang. Bagaiman bisa terlayani semua. Wajar warga banyak yang kecewa,”cetusnya.
Sebelumnya Kadis Kauperindag Tebingtinggi, Syahnan Hasibuan telah meminta kepada seluruh agen penyalur dan agen besar untuk melakukan operasi pasar terkait kelangkaan gas ukuran 3 Kg. (Pian)

[Continue reading...]

Pelaku Perampokan Sekap Satu Keluarga Dikamar Kondisi Tangan Terikat dan Dilakban

- 0 comments


LOKASI PERAMPOKAN : Koperasi CU Sejahtera di Jalan Ir H Juanda Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi korban perampokan bersebo dan menggunakan senjata tajam.


TEBINGTINGGI- Perampokan yang terjadi, Jumat dini hari (20/3) sekira pukul 03.15 WIB di Koperasi CU Sejahtera Jalan Ir H Juanda Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi oleh enam orang pelaku menggunakan senjata ap, pisau dan kampak merah.
Penjaga malam CU Sejahtera yang tinggal dibelakang kantor mengalami penyekapan oleh lima orang pelaku. Nurdin Lubis (56) bersama istrinya Ernawati (52) dan anak keempat perempuan yang masih pelajar SMP, Dian Maya Sari Lubis (15) disekap didalam kamar oleh pelaku perampokan.
Sebelum kejadian, Nurdin Lubis sempat berkeling memeriksa kondisi kantor, masuk kedalam rumah, langsung lima orang juga masuk dan menodong menggunakan kampak agar jangan berteriak. Kemudian, mereka lansung mengikat tangan menggunakan tali plastik bersama istrinya Ernawati.
Setelah diikat menggunakan tali, pelaku kemudian menggambil lakban langsung melilitkan kebagian mulut dan wajah. Tak berhenti disitu kawanan pelaku, mereka kembali bertanya siapa didalam kamar satu lagi. Dijelaskan Nurdin didalam kamar adalah anaknya, langsung kawanan pelaku mendobrak kamar tersebut.
Terbuka kamar, langsung pelaku menyeret Dian dengan alasan jangan ribut, karena pelaku mengatakan tidak mau membunuh kalian, hanya mau mengambil uang milik CU Sejahtera.
Didalam kamar tersebut, mereka bertiga (Nurdin, Ernawati dan Dian) langsung dikumpulkan, tangan diikat tali plastik dan mulut di lakban. Sempat Nurdin yang mengalami penyakit asma meminta air putih untuk minum kepada pelaku dan pelaku memberikannya.
Sementara itu, Dian mengaku sempat melawan pelaku perampokan, dengan mengatakan jangan diapa-apakan bapakku, dia sedang sakit. Mendengar celoteh Dian, langsung pelaku menunjukan dan berkata, dia kalian semua kalau mau selamat, kami hanya mau mengambil uang itu saja.
Setelah kami disekap bertiga didalam kamar, pelaku meninggalkan dengan kondisi pintu rumah tertutup. Selang beberapa jam, yaitu sekitar pukul 04.30 WIB pagi, Dian  mengaku berusaha mengambil gunting didekatnya dengan cara berjalan menyeret karena kondisi tangan terikat tali plastik menggunakan kaki.
Setelah itu, tali pengikat orangtuanya terlebih dahulu dipotong. Setelah terbuka semua, kemudian mereka menghubungi pimpinan CU Sejahtera. Sebelum mereka datang, Dian bersama Nurdin keluar rumah berjalan kepinggir jalan meminta pertolongan warga yang melintas. Banyak warga yang melintas tak menghiraukan, kemudian melintas satu pengendara motor dan mereka berdua (Dian dan Nurdin) bersama pengemudi motor melaporkan kejadian kepada petugas Mapolsek Rambutan.
Menurut Dian, kawanan pelaku perampokan yang menyekap menggunakan sebo (penutup wajah), jaket hitam dan perawakan tinggi besar. Logatnya seperti bahasa jawa. Mereka mengendarai apa, dia mengaku tidak mengetahuinya. Salah satu dari kawanan pelaku sempat mengambil uang milik Nurdin dari dalam dompetnya sebesar Rp250.000. “Jumlah pelaku yang masuk dan menyekap sebanyak lima orang,”jelasnya.
Kapolres Tebingtinggi  AKBP Enggar Pareanom  didampingi Kasat Reskrim AKP Pardamean Hutahaean dilokasi membenarkan CU Sejahtera mengalami perampokan oleh beberapa orang. Terkait ini, pihak Polres Tebingtinggi sudah menangani kasusnya. Penjaga CU Sejahtera kini sudah dimintai keterangannya terkait perampokan yang mengalami penyekapan oleh pelaku. “Kita berharap dalam waktu dekat, pelaku bisa diringkus,”jelasnya.
Pimpinan CU Sejahtera,  Janer Sijabat mengetahui CU Sejahtera dirampok melalui informasi penjaga malam, diperkirakan uang milik CU Sejahtera berkisar Rp200 juta didalam brankas ruangan menejar berhasil diambil pelaku. Kawanan pelaku masuk kedalam dengan merusak pintu depan kantor dan pintu ruangan menejar.
“Menerima laporan, kita cek ruangan sudah berantakan. Pelaku mengambil uang saja, sedangkan komputer dan barang eletronik lainnya tidak disentuh,”jelas Janer Sijabat.
Janer menerangkan, pelaku tidak merusak kunci pagar luar. Mereka melompati pagar untuk bisa masuk kedalam kantor. Pagi harinya, kami menemukans sejumlah barang bukti disudut pagar bagian kiri yaitu gunting, gembok dan masker. (pian)

[Continue reading...]

Thursday, March 19, 2015

Siap Lestarikan Balai Kerapatan Kerajaan Negeri Padang

- 0 comments
Balai Kerapatan : Kantor Koramil 13 di Jalan Kaften Tandean Kota Tebingtinggi merupakan Balai Kerapatan pada masa kejayaan Kerajaan Padang.
TEBINGTINGGI- Komando Rayon Militer (Koramil) 13 kota Tebingtinggi, menyatakan kesiapan untuk menjaga dan melestarikan Balai Kerapatan Kerajaan Negeri Padng Tebingtinggi. Kesiapan itu sebagai bentuk pembinaan territorial (Binter) terhadap berbagai aset sejarah yang membutuhkan penyelamatan.
Hal itu ditegaskan Danramil 13 Kapten Inf Solehan, saat menerima silaturrahmi pemangku adat Kerajaan Negeri Padang Tebingtinggi di ruang kerjanya, Markas Koramil 13 di Jalan KF Tandean, Kamis (19/3).
Pemangku adat Negeri Padang yang bersilaturrahmi, Khuzamri Amar, Juanda, Drs Abdul Khalik MAP dan Tengku Machmud.
Diungkapkan Salehan bahwa sebagai aset sejarah Balai Kerapatan ini sangat penting artinya, karena menyangkut identitas kota Tebingtinggi. Jika Balai Kerapatan yang dulunya menjadi kantor Zelfbestuur Padang hilang, maka sejarah kota Tebingtinggi di masa lalu turut hilang. “Atas dasar itu, Koramil 13 yang menempati Balai Kerapatan itu siap melestarikan dan melindungi bangunan,”jelasnya.
Diakui Salehan, belakangan ini banyak kalangan yang mencoba untuk menguasai Balai Kerapatan ini. Bahkan, telah ada pula oknum yang mengukur areal Balai Kerapatan yang kini masih menjadi Markas Koramil 13. Namun, upaya itu ditentang, karena Koramil 13 tahu asal usul balai kerapatan itu.
“Kita tidak izinkan mereka mengukur areal ini,”tegas Solehan. Dia juga menyatakan siap bekerjasama dengan pemangku adat Kerajaan Negeri Padang dalam melindungi aset sejarah kota Tebingtinggi itu.
Salehan juga membeberkan ada sejumlah lahan yang berada dalam pengawasan TNI, misalnya areal perumahan Batalyon di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Satria Kecmatan Padang Hilir dan perumahan TNI di Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hulu dan lahan di Jalan Sudirman yang mulai diklaim sejumlah kalangan. “Malah di komplek Batalyon sudah ada yang dijual. Kita sedang perjuangkan agar dikembalikan,”tegas Salehan. Sementara itu, Pemangku Adat Negeri Padang diwakili Khuzamri Amar SE menyampaikan maksud silaturrahmi, selain dalam upaya mempererat hubungan, juga menginformasikan keberadaan pemangku adat.
Pemangku adat Negeri Padang Tebingtinggi berharap dukungan dari Koramil 13 dalam pelaksanaan kegiatan adat nantinya. “Dalam waktu dekat akan dilaksanakan pelantikan penghulu adat, program itu membutuhkan dukungan Koramil 13,”harap Khuzamri Amar gelar Datuk Mufti Kerajaan Negeri Padang Tebingtinggi.
Dalam pertemuan itu disepakati, pemangku adat dan Koramil 13 akan bertemu dengan Wali Kota Tebingtinggi dalam rangka pelestaian Balai Kerapatan Kerajaan Negeri Padang Tebingtinggi itu. (pian)

[Continue reading...]

Wednesday, March 18, 2015

Penataan Pedagang Kaki Lima Jadi Polemik

- 0 comments

RDP : Anggota Komisi II DPRD Tebingtinggi melakukan rapat dengar pendapat dengan Dispenda, Satpol PP, Dinas Kauperindag, Camat Bajenis dan Lurah Durian terkait relokasi pedagang di Jalan Prof Dr Hamka Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI- Penataan pedagang kaki lima di Jalan Prof Dr Hamka Kota Tebingtinggi menjadi polemik dikalangan anggota dewan, dinas terkait, camat dan lurah. Pasalnya, para pedagang kaki lima tersebut selalu membuat kemacetan pada pagi hari dan malam akibat banyaknya aktivitas perdagangan terutama parkir kenderaan yang tidak beraturan.
Dalam rapat dengan pendapat (RDP) anggota DPRD Komisi II, Dinas Pendapatan, Dinas Kauperindag, Satpol PP, Camat Bajenis dan Lurah Durian di Ruang Sidang DPRD, Rabu sore (18/3/2015) belum mendapatkan kesimpulan untuk merelokasi pedagang kemana.
Kasatpol PP, M Guntur Harahap mengatakan pihaknya hanya menjalankan Peraturan Daerah (Perda) untuk menertibkan para pedagang kaki lima yang berdagang dibadan jalan sehingga mengganggu ketertiban lalulintas warga yang melintas, selain itu, pedagang yang tidak tertib sangat menganggu keindahan kota.
Guntur sempat berkeluh, selama ini pihaknya selalu dipojokan dengan alasan penertiban pedagang. Dimana pihak-pihak yang terkait selalu membuang badan seolah permasalahan pedagang tidak menjadi tanggung jawab mereka, tetapi menjadi tanggung jawab Satpol PP. “Inilah selama ini yang kami rasakan. Dinas terkait seolah buang badan tidak mau bertanggung jawab,”ungkap Guntur.
Guntur berharap pihak DPRD dan dinas terkait untuk saling tanggung jawab dan memberikan dukungannya agar penertiban pedagang nantinya bisa berjalan dengan baik tanpa ada kepentingan lain diatas kepentingan pribadi. “Kalau di Tebingtinggi terkait masalah pedagang ini, ada langit diatas langit, maksudnya ada kepentingan elit politik didalamnya,”terang Guntur.
Menanggapi pernyataan tersebut, Dinas Pendapatan Daerah melalui Kabid Pasarnya, M Situmeang mengatakan bahwa permasalahan pedagang kaki lima bukan pihak Dispenda yang menangani, tetapi pihaknya hanya melakukan pengutip retribusi yang sudah diatur dalam Perda. “Semua pedagang yang berjualan di Kota Tebingtinggi wajib dikutip retribusinya. Masalah pedagang kaki lima, kita tidak ada menangani,”cetus M Situmeang.
Kedapan, kami berharap kepada pihak DPRD Tebingtinggi untuk memberikan kesempatan tentang pengajuan draf untuk pembinaan para pedagang kaki lima sehingga tidak terjadi lagi saling tuduh karena permasalah pedagang kaki lima.
Hasil kesimpulan sementara oleh Komisi II DPRD Tebingtinggi yang diketuai Husein dan Ogamota Hulu, Zaenal Arifin, Basar Nasution kepada istansi terkait masalah relokasi pedagang kaki lima yang ada di Jalan Prof Dr Hamka Kota Tebingtinggi adalah meminta kepada Dispenda untuk melakukan penataan pedagang supaya tertib, bersih, indah dan tidak mengganggu ketertiban lalulintas yaitu sebelum pedagang direlokasi ketempat lain.
Mendorong pihak Dispenda untuk secepatnya menyiapkan regulasi yang berkenaan dengan pembinaan terhadap pedagang kaki lima. Tenda yang dipasang nantinya adalah tenda bongkar pasang dan kalau sudah ada tempat relokasi, pedagang harus siap dipindahkan. “Kami meminta kepada Pemko Tebingtinggi melalui Dispenda untuk benar-benar menata pedagang kaki lima sehingga kedepan, Tebingtinggi bisa indah, nyaman, asri dan tertib lalulintas,”terangnya. (pian)

[Continue reading...]

Tuesday, March 17, 2015

Unjuk Rasa Gempa Depan Kampus Al Hikmah Dibubarkan Pembina Yayasan

- 0 comments
AKSI: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gempa melakukan aksi di depan Kampus Al Hikmah Jalan Rao Kota Tebingtinggi.


TEBINGTINGGInews- Sebanyak lima orang yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Al Hikmah (Gempa) meminta pihak yayasan Perguruan Islam Al Hikmah Sekolah Tinggi Tarbiyah (STIT) jangan melakukan pembohongan publik.
Gempa sangat menyayangkan dan kecewa kepada Al Hikmah yang terindikasi melakukan kecurangan untuk mengeruk rupiah walaupun dengan cara pembohongan publik. Selama ini pihak Al Hikmah tidak pernah mengatakan dan memberikan penjelasan terhadap para calon mahasiswa dengan status kelas Ekonomi.
“Kami meminta pertanggung jawaban Al Hikmah atas kerugian yang dirasakan oleh mahasiswa ekonomi atas pembohongan publik ini,”terang Kordinator aksi, Muhammad  Haviz Albukhori didepan Kampus Al Hikmah Jalan Rao Tebigtinggi, Senin sore (16/3/2015) sekira pukul 15.00 WIB.
Gempa meminta agar kebijakan sepihak untuk memindahkan mahasiswa ekonomi ke Medan dan hanya satu hari dalam satu bulan dibatalkan, karena tidak memenuhi persyaratan sebagai sarjana S1. Gempa juga meminta ketransparan keuangan Al Hikmah karena adanya indikasi uang mahasiswa tidak digunakan untuk pembangunan kampus dan pengadaan sarana dan prasarana kampus.
“Sesuai surat ederan Dirjen Pendidikan Tinggi tanggal 27 Februari 2007 dijelaskan bahwa penyelenggara pendidikan tinggi model kelas jauh telah dilarang dari tahun 1997 karena kualitas penyelenggaraan dan lulusannya tidak dapat dipertanggung jawabkan serta izajah yang dikeluarkan tidak sah,”jelasnya.
Aksi mahasiswa tersebut sempat berunjung anarkis dimana mereka hendak merusak pagar depan kampus dengan cara mendorong. Melihat aksi mahasiswa yang sudah melewati batas, Pembina yayasan Al Hikmah, Rosidah Munthe langsung keluar dan mengusir puluhan mahasiswa yang melakukan aksi dengan cara mengungkit permasalahan mahasiswa yang tergabung dalam Gempa.
“Kalian jarang masuk kuliah. Satu tahun tidak membayar uang kuliah dan selalu membuat onar. Sedangkan dia ( Haviz Albukhori) itu tidak mahasiwa jurusan ekonomi tetapi jurusan Tarbiyah. Mengapa dia yang recok, sementara mereka yang jurusan ekonomi tidak keberatan,”jelasnya dengan keras.
Sempat Rosidah akan memanggil orang tua mereka karena melihat aksi mahasiswa tersebut. Mendengar perkataan Rosidah, semua mahasiswa yang melakukan aksi langsung spontan kabur membubarkan diri. “Sudah capek kami membinanya, dari kuliah masuk disini, Haviz sering kami bantu, dia masih semester dua. Sampai masuk kuliah disini tanpa izajah,”terang Rosidah yang mengungkapkan, Haviz tersebut masih keluarganya. (pian)

[Continue reading...]

107 Warga Kurang Mampu Terimah RTLH

- 0 comments
BERIKAN : Asiseten I Bidang Pemerintahan, Drs Agusalim Purba didampingi Kadis Sosnaker, Syaiful Fahri memberikan bantuan RTLH kepada warga kurang mampu.
TEBINGTINGGI- Sebanyak 107 Kepala Keluarga (KK) Kurang mampu menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) di Balai Kartini Jalan Imam Bonjol, Selasa sore (17/3/2015).
Walikota Tebingtinggi yang diwakilkan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Agusalim Purba mengatakan bahwa Pemerintah Kota Tebingtinggi berupaya semaksimal mungkin untuk mengentaskan permasalah rumah tidak layak huni di Kota Tebingtinggi. “Tahun ini, anggaran kita hanya bisa menampung 107 warga kurang mampu,”jelasnya.
Menurutnya, kepada warga yang menerima bantuan stimulan RTLH diharapkan agar segera membangun rumahnya. Ini semua dilakukan Pemko Tebingtinggi dalam upaya untuk mengentaskan bidang kemiskinan dan perbaikan ekonomi warga.
Anggota DPRD Komisi III, Murli Purba menjelaskan bahwa masyarakat yang belum menerima bantuan RTLH diharapkan bersabar. Memang masih banyak warga belum menerima RTLH dikarena persayaratan seperti surat tanah dengan sertifikat Camat belum dimiliki. “Tahun depan, DPRD Tebingtinggi akan berusaha lebih menambah jumlahnya,”terangnya.
Sementara itu, Kadis Sosnaker, Syaiful Fahri MSI menjelaskan pada tahun 2105 ini tercatat sebanyak 107 warga kurang mampu menerima bantuan RTLH bagi warga kurang mampu. Bantuan yang diberikan kepada penerima RTLH yaitu berupa dana Rp15 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp3 juta untuk upah tukang setelah dipotong pajak sebesar 6 persen.
Lima kecamatan yang ada, Kecamatan Rambutan sebanyak 25 rumah, Kecamatan Bajenis 23 rumah, Kecamatan Padang Hulu 24 rumah, Kecamatan Padang Hilir 21 rumah dan Kecamatan Tebingtinggi Kota sebanyak 14 rumah.
Margono (45) warga Kecamatan Rambutan sangat berterimah kasih kepada Pemko Tebingtinggi melalui Dinsosnaker yang telah memberikan bantuan RTLH atau Atap, Lantai dan Dinding (Aladin) kepada warga kurang mampu. “Kami akan membangunnya dalam waktu dekat ini,”kata Margono. (pian)

[Continue reading...]

Monday, March 16, 2015

Pencuri HP Terekam CCTV

- 0 comments
TEREKAM: Pelaku pencurian telepon seluler milik pekerja laundry terekam CCTV, Senin (16/3).


TEBINGTINGGI- Salah seorang pelaku pencurian handphon milik pekerja Laundry Kita di Jalan Darat Kota Tebingtinggi terekam CCTV, Senin (16/3/2015). Pelaku diketahui seorang laki-laki yang juga pelanggan mereka.
Korbannya, Sri Rahayu (20) warga Desa Paya Pinang Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai. Ayu mengatakan dua orang laki-laki mengendarai sepeda motor jenis Honda datang mengantarkan pakaian kotor ke laundry.
Saat sibuk menghitung pakaian kotor, satu pelaku yang menggunakan jaket hitam langsung mengambil telepon seluler terletak di atas meja. “Hilang handphonku. Langsung kucek CCTV, rupanya orang tadi mengambilnya,”jelas Ayu.
Mendapati telepon selulernya hilang, Ayu langsung memberitahukan kepada pemilik laundry, Yudi (35). Langsung memeriksa rekaman CCTV, ternyata memang benar pelaku mengambil handphon dan langsung memasukan kedalam saku jaket. “Kita tunggu pelaku pencurian mengambil pakaiannya,”bilang Yudi. (pian)

[Continue reading...]

Sunday, March 15, 2015

Asia Medika Berikan Pelayanan Kesehatan Murah

- 0 comments
FASILITAS : Direktur Klinik Asia Medika, Desin Arianto bersama Purnawirawan Kombes Pol Jhoni Siahaan, Muhammad Wahyudi dan AKP Sugeng ketika melihat fasilitas klinik yang baru, Minggu (15/3).

TEBINGTINGGINEWS- Direktur Klinik Asia Medika di Jalan KL Yos Sudarso Kelurahan Rantau Laban Kota Tebingtinggi mengatakan pihaknya akan memberikan pelayan medis secara umum kepada masyarakat yang datang berobat dengan pelayanan medis terbaik dan termurah. “Klinik ini dibangun untuk memberikan pelayanan pengobatan secara murah kepada warga miskin,”terang Desin Arianto, Minggu (15/3/2015).

Klinik Asia Medika ini dibangun karena jumlah masyarakat yang berobat sangat tinggi. Banyak rumah sakit belum bisa memberikan pelayanan pengobatan yang terbaik dan murah. Kami akan memberikan pelayanan terkhusus kepada warga masyarakat miskin secara umum.

“Bukan pelayanan pengobatan saja, tetapi kami juga menyediakan apotik agar masyarakat bisa membeli obat dengan murah. Ruang rawat penginapan juga ada,”terang Desin ketika membuka peresmian Klinik Asia Medika.

Untuk tenaga medis, pihaknya telah menempatkan dua orang dokter umum yang sudah berpengalaman di rumah sakit besar di Kota Medan. Tenaga perawat dan bidan juga dipersiapkan dan siap untuk melayani masyarakat selama 24 jam non stop.

“Bisa membantu masyarakat miskin ini merupakan kebahagian kami. Saya melihat masih banyak warga miskin yang takut berobat ke sejumlah klinik dan rumah sakit karena faktor biaya,”ujarnya.

Komandan Denpom Tebingtinggi, Kaften CPM Zulkifli mengatakan bahwa klinik Asia Medika ini merupakan milik purnawirawan TNI AD, dia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kondisi kesehatan. “Mencegah lebih baik dari pada mengobati,”cetusnya.

Tetapi klinik ini hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Tebingtinggi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik dan termurah, selain dilengkapi dokter umum berpengalaman, masyarakat jangan takut untuk datang, karena klinik ini terbuka untuk pelayanan kesehatan umum.

Walikota Tebingtinggi yang diwakilkan oleh Camat Rambutan, Muhammad Wahyudi juga sangat berterimah kasih kepada pihak pemilik yang mau membuka pelayanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu.


Hal ini mencerminkan bahwa adanya tolong-menolong yang dilakukan pemilik klinik kepada warga kurang mampu yang membutuhkan pengobatan medis. Tampak hadir, Kapolsek Rambutan AKP Sugeng SH dan Purnawirawan Kombes Pol Jhoni Siahaan dan Lurah se-Kecamatan Rambutan. (Pian)
[Continue reading...]

Saturday, March 14, 2015

Kapoldasu : Bersepeda Bisa Mengobati Penyakit Asam Urat

- 0 comments


TEBINGTINGGI BIKE: Kapoldsu Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo bersama Kapolres Tebingtinggi AKBP Enggar Pareanom, Wakil Walikota Ir Oki Doni Siregar dan ratusan masyarakat pencinta komunitas sepeda Tebingtinggi dalam kegiatan Tebingtinggi Bike 2015.

TEBINGTINGGI- Kepala Kepolisian Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Eko Hadi Sutedjo SH MSI mengajak seluruh anggota kepolisian di Sumatera Utara untuk menggalakan olahraga bersepeda. Karena dengan bersepeda, selain jiwa raga yang sehat, bersepeda merupakan obat penyakit asam urat.
“Dengan bersepeda, asam urat pasti akan sembuh,”jelas Eko Hadi ketika melaksanakan kegiatan Tebingtinggi Bike dengan titik finish di Lapangan Golf Kebun Pabatu Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu pagi (14/3/2015).
Selian itu, Eko Hadi berharap seluruh kepolisian di Sumut untuk mensosailisasikan olahraga sepeda dikalangan anggota Polri dan membina seluruh komunitas-komunitas sepeda yang ada. Bersepeda merupakan hiburan yang sehat dan lebih mendekatkan diri kepada masyarakat untuk menjalin hubungan silatuhrami yang lebih dekat.
“Bersepeda akan menghidarkan kita dari tindakan sebagai penggedar narkoba. Maka kegiatan seperti Tebingtinggi Bike harus tetap digalakan disetiap Polres yang ada,”jelas Eko Hadi.
Wakil Walikota Tebingtinggi Ir Oki Doni Siregar sangat memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak kepolisian yang peduli serta menggalakan olahraga bersepeda dikalangan anggota Polri dan masyarakat Kota Tebingtinggi.
Dengan bersepeda ini, akan terjalin hubungan harmonis sesama masyarakat, baik itu Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD).
Kapolres Tebingtinggi AKBP Enggar Pareanom SIK mengatakan kegiatan Tebingtinggi Bike ini sengaja dilakukan untuk mengumpulkan ribuan komunitas masyarakat Kota Tebingtinggi pecinta sepeda. Selain membangun kekompakan bersama bersama anggota Polri, Pemerintah Kota Tebingtinggi, masyarakat dan pencinta komunitas sepeda yang ada. Bersepeda juga untuk kesehatan badan.
Untuk trayek lintasan Tebingtinggi Bike kali ini sepanjang 12 Km dengan mengambil titik start di Halaman Mapolres Tebingtinggi, Jalan Gatot Subroto dan memasuki perkebunan sawit milik PTPN 4 Kebun Pabatu dan finish di Lapangan Golf Kebun Pabatu. Rintangan berbagai jalan tanjakan,tikungan serta berloban. “Kami merasa bangga, Tebingtinggi Bike selain dihadiri Kapoldasu, juga beberapa Kapolres turut ikut bersepeda,”terangnya.

Tampak hadir Perwira Tinggi Mapoldasu, Kapolres Sergai, Kapolres Pemantang Siantar, Kapolres Simalungun, Kapolres Deli Serdang, Kapolres Batubara, SKPD dan ratusan masyarakat pecinta sepeda Ontel Tebingtinggi yang tergabung dalam Pedati. (sopian)
[Continue reading...]

Friday, March 13, 2015

Perca Kain Sampah Diolah Jadi Hiasan Dinding Mewah

- 0 comments


SERAHKAN : Kadis Sosnaker Kota Tebingtinggi, Syaiful Fahri ketika memperlihatkan hasil kerajinan olahan lukisan dari limbah sampah kain perca, Jumat sore (13/3).
TEBINGTINGGI- Pelatihan jahit keset kaki yang dilaksanakan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tebingtinggi selama 10 hari terhitung tanggal 3-13 Maret 2015 ternyata mampu menghasilkan produk-produk home industri dari sampah perca kain menjadi berbagai bahan aneka jenis.

Bukan hanya keset kaki saja, tetapi tas-tas menarik, bantal dan lukisan dari perca kain juga mampu dihasilkan oleh 50 orang warga miskin terdaftar di Penyandang Masalah kesejahteraan Sosial (PMKS) yang dilatih setiap hari oleh instruktur di Dinsosnaker Tebingtinggi.

Kadis Sosnaker, Syaiful Fahri SP MSI mengatakan hasil dari olahan warga dari kain perca menjadi produk unggulan yang terbaik akan ditampilkan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). “Terutama produk seperti tas, keset kaki, bantal dan lukisan akan ditampilkan di PRSU,”jelas Fahri ketika melakukan penutupan pelatihan jahit keset kaki, Jumat (13/3/2015).

Untuk warga yang dilatih akan diberikan bantuan alat-alat seperti jarum jahit, benang dan kain perca sepuluh kilogram untuk diolah menjadi keset kaki dan produk lainnya. Hasil kerajinan ini nantinya akan terus diawasi oleh pihak Dinsosnaker dan pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Tebingtinggi.

Salah seorang warga, Supartik mengatakan pelatihan ini sangat mendidik warga terutama kaum ibu-ibu yang tidak mempunyai aktivitas padat. Dengan mendapat pelatikan membuat produk dari kain perca, maka secara otomatis akan membantu perekonomian keluarga. “Dirumah nantinya, kami akan tetap membuat berbagai kerajinan tangan dari kain perca. Terpenting, masalah pemasaran agar pihak Dinsosnaker bisa memfasilitasi,”cetus Supartik.

Sementara itu, Kordinator TKSK Kota Tebingtinggi, Sopian mengatakan bahwa pelatihan jahit keset kaki menggunakan jarum jahit tangan adalah memang benar warga kurang mampu yang terdaftar dalam penerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS), dengan adanya pelatihan ini, secara otomatis, kita bisa membuka lapangan kerja yang baru kepada ibu-ibu rumah tangga yang mau menambah penghasilan. “Hasil kerajinannya sangat cantik, kedepan ini akan menjadi industri olahan rumah tangga,”terangnya (Pian)

[Continue reading...]
 
Copyright © . TEBINGTINGGINEWS - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger